Yayasan Surya Institut Latih Guru-Guru Matematika di Humbang Hasundutan


Doloksanggul (Protokol)

           Prof Yohanes Surya Ph.D dan Dian Rahmi dari Yayasan Pendidikan Surya Institut di Jakarta berada di Humbang Hasundutan untuk melatih para guru-guru khususnya guru bidang studi matematika dengan materi pelatihan metode matematika gasing (gampang asyik dan menyenangkan). Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari.

            Hari pertama, Senin (9/7) bertempat di Aula Huta Mas Doloksanggul  yang diundang guru-guru SD sebanyak 50 orang dengan pelatih Dian Rahmi. Untuk hari kedua, akan dilaksanakan, Rabu (11/7)    dengan nara sumber Prof Yohanes Surya Ph,D.

            Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE saat pembukaan pelatihan mengatakan acara ini bisa dilaksanakan atas kecintaan dan kepedulian Ketua Pembina Yayasan Del Luhut Binsar Panjaitan bidang pendidikan khususnya di kawasan Danau Toba. “Beberapa waktu lalu, saya ketemu dengan bapak Luhut Binsar Panjaitan dan banyak bercerita mengenai dunia pendidikan di Humbang Hasundutan.  Sesuai dengan pengamatan saya, masih banyak siswa tingkat SD tidak pintar matematika. Maka bapak Luhut Panjaitan mengarahkan Yayasan Surya Institut untuk melatih para guru-guru matematika di Humbang Hasundutan. Sehingga nantinya bisa diterapkan untuk anak-anak sekolah. Ini program bagaimana untuk memajukan pendidikan di Humbang Hasundutan. Pendidikan itu tidak ada habis-habisnya dan matematika itu tidak susah. Saat ini ibu Dian berada ditengah-tengah kita yang sosok peduli dengan pendidikan anak bangsa untuk dapat berbagi pengalaman  kepada guru-guru matematika SD” kata Bupati Humbahas sambil mengharapkan agar pelatihan ini diikuti dengan serius.

            Dikatakan lagi, Yayasan Surya Institut atau dikenal SI merupakan yayasan pendidikan yang didirikan Prof Yohanes Surya.    Professor ini seorang fisikawan yang dikenal kiprahnya menghantarkan anak-anak Indonesia meraih berbagai prestasi tertinggi di ajang olimpiade fisika internasional. Yayasan ini bekerjasama dengan pemerintah termasuk Humbang Hasundutan guna mengembangkan metode  matematika gasing .

            Dian Rahmi saat memberikan pelatihan menggunakan metode yang mudah dan gampang dimengerti. Hasilnya, para guru-guru ternyata mampu menguasai. (REL/Rukmuna H Siregar/Protokol)